Rabu, 11 Maret 2009

resume desember 2008

RESUME KEGIATAN BULAN DESEMBER
1. KAJIAN ISLAM KONTEMPORER
  Kajian Islam Kontemporer kali ini agak lain dari biasanya. Apabila biasanya regional 4 kebgaian jatah KIK di tengah atau akhir bulan, maka pada kesempatan kali ini KIK diadakan di awal bulan.
 Awalnya, ust Musholli sedikit mereview materi KIK yang juga dibahas pada waktu LATGAB, yakni terkait dengan konsep takdir. Adapun macam-macam takdir antara lain :
• Takdir Ghoibi
Adalah ketetapan-ketetapan Allah terhadap segala sesuatu. Kita tidak memiliki ‘akses’ untuk menentukan takdir kauni. Contoh yang termasuk takdir kauni adalah terkait dengan asal usul kita dan sebagainya.
• Takdir Syar’i
Adalah ketetapan-ketetapan Allah yang sesuai dengan usaha yang kita lakukan.
• Takdir Kauni
Adalah ketetapan-ketetapan Allah yang terkait dengan segala sesuatu di alam.
 Selain menjelaskan mengenai konsep takdir, ust Musholi juga menjelaskan bagaimana keberhasilan islam di Turki. Selain itu, ust Musholli juga menyinggung tentang bagaimana sikap ADK semestinya.
2. TRAINING PENGEMBANGAN DIRI
Pada kesempatan TPD kali ini Pak Arief Munandar membahas tentang manajemen. Lebih tepatnya lagi judul “MANAJEMEN SEBAGAI PARADIGMA BERPIKIR-Performance, Achievement, Satisfaction-“
Pada hakikatnya, hidup adalah perjalanan dari satu pilihan ke pilihan yang lain. Dalam hidup ada banyak sekali alternatif yang bisa kita pilih. Dan tentu saja dalam tiap-tiap pilihan itu mengandung konsekuensi yang berbeda-beda. Untuk itu diperlukan suatu kemampuan untuk mengatur pilihan-pilihan itu sehingga hidup kita tidak berantakan.
Manajemen tidak bisa diartikan secara sederhana sebagai suatu definisi dengan artian sempit. Manajemen terdiri dari tahap-tahap yang harus dilalui. Tahap-tahap itu antara lain:
 Apabila lima unsur manajemen di atas tidak terpenuhi, maka rasanya kurang pas apabila prose situ disebut manajemen.
3. TRAINING JURNALISTIK
Materi Training Jurnalistik kali ini adalah “TEKNIK MENULIS ANALISIS BERITA”. Yang dimaksud analisis berita adalah ulasan berita secara lebih mendalam biasanya ditekankan pada factor “why” dan “how”. Analisis berita biasanya ditulis oleh seorang wartawan senior, atau seorang ahli di bidang yang bersangkutan.
Analisis berita dipelopori oleh Curtis D mac Dougal pada tahun 1938. Analisis berita bisa dibilang sebagai alat untuk “voicing the voiceless”.
Ada beberapa tahap untuk menulis analisis berita. Antara lain sebelum menulis, penulis haruslah mengecek fakta yang diberikan. Kalau perlu dikoreksi. Setelah itu harus dilihat juga struktur penyajian data. Apakah sudah sesuai atau belum.
4. STUDI PUSTAKA
Pada kesempatan kali ini, buku yang ‘dibedah’ adalah buku yang berjudul “PILAR KEBANGKITAN ISLAM” karangan Abdul Hamid Al – Ghazali. Buku ini adalah buku terjemahan dari judul aslinya Haula Assasiyat Al – Masyru’ Al – Islami Li An – Nahdlah Al – Ummah : Qira’at Fi Fikri Al – Imam Asy – Syahid Al – Ustadz Hasan Al – Banna.
Ada beberapa hal yang menjadi focus bahasan di buku ini yaitu terkait dengan pembaharuan islam dan rekonstruksi Negara ideal kebijakan. Di dalam buku ini juga dibahas tentang metodologi dakwah Hasan Al Banna juga kelemahan beberapa ulama dalam hal dakwah.
5. DIALOG TOKOH
Dialog Tokoh kali ini menghadirkan Prof Kacung Marijan, seorang guru besar FISIP UNAIR. Dalam dialog yang cukup singkat ini kami banyak membahas tentang sistem partai di Indonesia. Selain itu juga banyak dibahas tentang prospek pemilu ke depan. Siapa berkoalisi dengan siapa dan sebagainya.
Ada satu hal yang sangat kami sayangkan yaitu keterlambatan kehadiran beliau. Acara yang semula dijadwalkan dimulai pukul 8.00 baru dimulai pukul 10.20. walaupun demikian untungnya semangat para peserta tidak memudar.
6. DISKUSI PASKA KAMPUS
Diskusi Paska Kampus kali ini diisi oleh Bapak Junaedi, seorang Direktur Komunikasi KPPU. Pada diskusi kali ini pak Jun (begitu beliau biasa dipanggil) banyak bercerita tentang pengalaman beliau semasa mahasiswa. Dengan hadirnya pak Jun, kami banyak mendapat inspirasi dan juga wawasan baru terkait dengan tugas dan fungsi KPPU itu sendiri. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar