Jumat, 13 Maret 2009

Artikel Terbaru

SIMPLe to MANAGE the Time
Oleh: Tri Nur Romadhon

Mengatur waktu, atau time manajemen, semua orang tahu akan pentingnya. Sejak kita menyadari bahwa kita hanya mempunyai waktu yang terbatas selama sehari, sedangkan tugas-tugas yang harus diselesaikan begitu banyak, kita berpikir tentang bagaimana memanajemeni waktu. Memang benar setiap orang dianugerahi waktu yang sama banyakanya, namun tidak semua orang mendapat tanggung jawab yang sama besarnya.
Untuk itulah kita perlu mengatur waktu. Begitu pentingnya aspek manajemen waktu ini, kemudian timbul sebuah idiom yang terkenal bahwa waktu adalah emas; waktu adalah berharga. Manusia sendiri telah mengembangkan berbagai macam cara mengatur waktu.
Manusia juga menciptakan alat-alat untuk terus menyadarkan dirinya dengan waktu. Mulai dari alat penunjuk waktu, seperti jam, atau alat pengatur waktu, seperti alarm dan lain-lain. Manusia juga memproduksi alat-alat tersebut mulai dari yang sederhana sampai yang rumit hingga mampu mencatat waktu sepersekian detik. Terlepas dari semua itu, ada beberapa hal sederhana yang bisa kita pegang untuk memanajemeni waktu, yaitu:
1. Ketahui kapan suatu tugas harus diselesaikan.
2.Ketahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
3. Jangan terpaku pada lama waktu yang anda rencana.
4.Anda tak dapat mengerjakan dua tugas dalam satu waktu yang bersamaan.
5.Tahan godaan untuk mengerjakan hal-hal yang kecil namun menyita waktu.
6. Keep it simple
7. Gunakan alat bantu time manajemen.

Rabu, 11 Maret 2009

artikel oktober 2008

Menjadi Orang Penting Itu Baik Tetapi Jauh Lebih Penting Jadi Orang Baik 
Oleh : Tri Nur Romadhon PPSDMS IV Surabaya

Menjadi sosok yang didambakan orang memang menjadi keinginan setiap individu. Sebagi contoh saja adalah orang-orang penting seperti presiden, menteri, DPR dan sebagainya. Semua itu adalah oarng-oarng penting yang ada di negeri ini yang disegani, dihargai dan dihormati orang. Tak terlebih pula mereka pun mempunyai status sosial yang lebih tinggi dibanding dengan orang-orang pada umumnya. 
Tak hanya itu saj menjadi orang penting pun menjadi incaran banyak mata. Berjuta-juta rupiah bahkan hingga milyaran rupiah dihabiskan untuk mendpatkan gelar itu. Memang andai kita melihat sedikit sekali orang yang menjadi orang penting karena niat ibadah kepada Allah semata. Oleh karena itu tak heran jika banyak terjadi kasus-kasus korupsi tindakan maksiat yang dilakukan oleh orang-orang penting itu. 
Menyikapi hal itu, sudah selayaknya kita sebagai generasi penerus harus mampu mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi di negeri ini. Kita harus dapat berupaya senantias bermuahsabah diri agar menjadi insan yang lebih baik dari waktu ke waktu. 
Sebagai ungkapan mengakhiri tulisan ini, mari kita kaji kembali judul yang tertulis tebak di atas: ” Menjadi Orang Penting Itu Baik Tetapi Jauh Lebih Penting Jadi Orang Baik”. Hal ini bukan berarti kita serba salah dalam menentukan pilihan tetapi kita harus mampu mengambil sisi baik dari setiap pilihan yang ada yaitu Jadilah Orang Penting yang Baik. 

artikel oktober 2008

Menjadi Orang Penting Itu Baik Tetapi Jauh Lebih Penting Jadi Orang Baik 
Oleh : Tri Nur Romadhon PPSDMS IV Surabaya

Menjadi sosok yang didambakan orang memang menjadi keinginan setiap individu. Sebagi contoh saja adalah orang-orang penting seperti presiden, menteri, DPR dan sebagainya. Semua itu adalah oarng-oarng penting yang ada di negeri ini yang disegani, dihargai dan dihormati orang. Tak terlebih pula mereka pun mempunyai status sosial yang lebih tinggi dibanding dengan orang-orang pada umumnya. 
Tak hanya itu saj menjadi orang penting pun menjadi incaran banyak mata. Berjuta-juta rupiah bahkan hingga milyaran rupiah dihabiskan untuk mendpatkan gelar itu. Memang andai kita melihat sedikit sekali orang yang menjadi orang penting karena niat ibadah kepada Allah semata. Oleh karena itu tak heran jika banyak terjadi kasus-kasus korupsi tindakan maksiat yang dilakukan oleh orang-orang penting itu. 
Menyikapi hal itu, sudah selayaknya kita sebagai generasi penerus harus mampu mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi di negeri ini. Kita harus dapat berupaya senantias bermuahsabah diri agar menjadi insan yang lebih baik dari waktu ke waktu. 
Sebagai ungkapan mengakhiri tulisan ini, mari kita kaji kembali judul yang tertulis tebak di atas: ” Menjadi Orang Penting Itu Baik Tetapi Jauh Lebih Penting Jadi Orang Baik”. Hal ini bukan berarti kita serba salah dalam menentukan pilihan tetapi kita harus mampu mengambil sisi baik dari setiap pilihan yang ada yaitu Jadilah Orang Penting yang Baik. 

Opini Oktober 2008

Memaknai Sumpah Pemuda, Komitmen Pemuda Untuk Indonesia
Oleh : Tri Nur Romadhon PPSDMS IV Surabaya


Sumpah pemuda bukan hanya sebuah ikrar yang pernah diucapkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Akan tetapi dakam Sumpah Pemuda terkandung nilai-nilai nasionalisme, semangat dan perjuangan. Sudah selayaknya kita sebagai pemuda yang mempunyai peran dan tugas penting untuk negeri Indonesia ini. Hal yang tidak mungkin adalah kelak kita yang akan menentukan nasib bangsa. Terlebih di sini kita adalah sebagai mahasiswa, sebuah status yang tidak semua orang menyandangnya harus mampu mengartikan makna-makan Sumpah Pemuda sebagi suatu motivasi dan semngat untuk terus berjuang menempa diri demi mempersiapkan untuk masa depan. 
Saat ini yang terlihat nilai dan harapan itu seolah telah terbaur dalam jiwa-jiwa pemuda. Hal ini terlihat dari beberapa kejadian yang sangat memprihatinkan jika kita melihat ke mall, club, jalan-jalan dan sebagainya maka yang nampak di sana adalah pemuda-pemuda yang terlalu asyik dengan hedonism-nya. Bukankah itu hal yang sangat merugikan dan tidak berguna.
Dalam ulasan ini, yang penulis amati adalah kota Surabaya. Karena di sinilah terkesan dengan kota pahlawan dan tentu ini adalah pengaruh dari peristiwa Sumpah Pemuda. Di kota ini terdapat beberapa mall, club dan tempat-tempat hiburan lain yang setiap harinya ramai dikunjungi oleh kaum muda. Tetapi justru di peringatan 80 tahun hari Sumpah Pemuda bukan diwarnai dengan kegiatan-kegiatan yang mencerminkan jiwa kepemudaa akan tetapi sama saja seperti biasanya hanya dipenuhi dengan hal-hal yang tidak berguna dan tidak penting. 
Di tempat lain, bahkan di institusi pendidikan seperti ITS, UNAIR, UNESA dan sebagainya momen sumpah Pemuda seolah terkesan hanya sebagai suatu bagian dari pelajaran sejarah waktu sekolah. Sehingga di kampus tersebut intensitas peringatan Sumoah Pemuda dapat terhitung oleh jari dan malah tak terhitung oleh jari karena memang tidak ada. Jika beberapa sebab kita telusuri, tak bodoh pula argumrn yang disodorkan mereka. Entah itu alsan Ujian Tengah Semester atau lainnya. 
Melihat keadaan tersebut sudah saatnya kita bermuhasabah diri, mengorek kesalahan yang pernah tergoreskan. Hal ini bukan berarti kita diam dan menyesali, tetapi kita harus segera lari dari keterpurukan negeri yang dikenal loh jinawi, toto tentrem lan makmur. Dengan memaknai nilai-nilai magis dan nasionalism dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 kita bangkitkan jiwa-jiwa pemuda yang telah mati ini berawal dengan perubahan dari diri sendiri dengan meningkatkan kemampuan dalam bidang dan minta yng disukai sehingga nantinya akan mampu memberkan out put. Tidak hanya bagi Negara tetapi juga sebagai wujud ibadah seorang hamba kepada Allah SWT. 
Sudah seharusnya saat ini kegiatan-kegiatan kepemudaan perlu digalakkan kembali guna mencetak generasi bangsa yang mampu bersaing dalam segala bidang kehidupan menuju Indonesia Jaya 2030. Pemuda adalah pioneer perubahan yang amat tepat biperankan guna tujuan murni tersebut. 

resume oktober 2008

Resume Kegiatan PPSDMS Bulan Oktober 2008
Oleh: Tri Nur Romadhon PPSDMS Regional IV

Pada bulan ini sebagai yang merupakan bertepatan dengan bulan syawal dimana terasa sebagi suatu reward atas ibadah kita selama bulan ramadhan. Pada syawal ini pula merupakan langkah awal pengimplementasian peningkatan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Di bulan ini kegiatan asrama dimulai aktif terhitung pukul 00.01 13 Oktober 2008 sebelumnya kita berssilaturahmi kepada keluarga tercinta di rumah dan rekan-rekan di masa lampau. Di sana kita berbagi cerita tentang perjalanan hidup masing-masing. 
Maka sejak tanggal 13 Oktober itu dumulai kembali suatu langkah menjadi pemimpin masa depan yaitu di asrama PPSDMS. Regional IV Surabaya sebagai salah satu bagian dari PPSDMS mengawali kegiatan bulan ini dengan megadakan halal bihalal. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah. Tidak hanya di antara peserta PPSDMS tetapi juga antara peserta dengan alumni, manager dan Pembina regional. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat yang berbeda dari biasanya yaitu bertempat di Lapangan yang berada di depan rektorat UNAIR. Dengan suasana yang indah, dibawah gemerlip bintang dan bulan, sambil mendengarkan taujih yang disampikan oleh salah satu alumni angkatan III yang sekarang telah bekerja di lingkup rektorat UNAIR. Beliau menyampaikan beberapa pesan tentang bagaimana beradaptasi dengan atmosfer PPSDMS. Ternyata hidup di PPSDMS bukan hal yang sulit tetapi juga bukan hal yang mudah. Dibutuhkan suatu kelapangan jiwa untuk saling memahami karakter tiap orang. 
Kegiatan berikutnya setelah halal bihalal tersebut adalah kegiatan Dialog Tokoh yang diisi oleh ustadz Muhtasor (salah satu Dewan Energi Nasional). Kegiatan ini berlangsung di Asrama SDM IPTEK (beasiswa sejenis PPSDMS yang diberikan untuk mahasiswa ITS). Pada dialog tokoh kali ini ustadz menyampaikan tentang dua hal yang terpenting untuk menjadi Future Leaders yaitu kapasitas indivdu dan kapsitas network. Kapasitas individu berate kemampuan seseorang dalam sutu ilmu atau bidang tertentu sedangkan kapasitas network adalah banyaknya atau luasnya jaringan komunikasi yang telah dibentuk oleh seseorang di dalam kehidupan ini. 
Berbicara PPSDMS tentu tak terpisahkan dengan akademik di kampus. 20 oktober merupakan awal Ujian Tengah Semster di Jurusan Teknik Material dan Metalurgi Its. Memang terasa begitu berat untuk mengatur jadwal belajar dengan agenda PPSDMS. Namun, Alhamdulillah semua itu dapat teratasi meski yang dibutuhkan waktu hingga larut malam untuk belajar dan pada pagi hari pun harus ditambahkan jam belajar. Dari sinilah tersurat bahwa manajeman waktu itu penting. Dan waktu takkan pernah cukup untuk kita menjalani aktifitas.
Selanjutnya sebaai agenda rutin harian atau mingguan pun dapat berjalan dengan baik mulai dari tahzin dan tahfiz Qur’an, KIP dan sebaginya berjalan seperti keadaan normalnya. Terlebih lagi kegiatan khusus regional seperti cangkrukan dan makan bareng pun berjalan normal. Dengan kegiatan tersebut Nampak tercipta nilai-nilai kebersamaan di regional IV Surabaya. 
Di tengah-tengah kegiatan UTS, agenda KIK tanggal 25 Oktober pun tetap dilaksanakan. Topik yang disampaikan Ustadz Musholli dalam KIK ini adalah Syumulyatul Islam yaitu memahami nilai-nilai Islam secara syumul. Oleh karena itu kita sebagai muslim wajib menerapkan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh). Berikutnya adalah agenda TPD yaitu kegiatan rutin yang tiap bulannya diisi oleh Ustadz Arif Munandar. Dalam TPD kali ini berbicara tentang making decision yaitu kemampuan seseorang dalam menentukan pilihan terbaik dan siap menanggung segala resiko yang akan terjadi. Dalam TPD ini antusias peserta cukup tinggi tetapi antusias untuk tidur tinggi. Nah, menentukan tidur atau mendegar materi itu pun juga salah satu making decision. Intinya seseorang harus mampu memilih p[ilihan terbaik untuk dirinya dan tidak merugikan orang lain.

resume januari 2009

RESUME AGENDA BULAN JANUARI 2009
PPSDMS NURUL FIKRI
TRI NUR ROMADHON

04040371


KAJIAN ISLAM KONTEMPORER
Pada KIK di tahun baru 2009 ini juga terasa baru sebab pembicara dalam KIK yang biasanya selalu dihadiri oleh Ustadz Musholli kali ini dihadiri oleh Ustadz Ihsan. Tema di bulan Januri juga terasa istimewa sebab membahas tentang situasi yang sdang panas dan menggemparkan di hampir seluruh belahan dunia. Temanya adalah “Yahudi dan Zionisme, Upaya Menggemgam Dunia”.
Secara garis besar membhas tentang sejarah Yahudi dan perbedaanya dengan zionisme. Jadi yahudi berbeda dengan zionisme. Yahudi merupakan agama samawi namun bersifat tertutup. Artinya yang memeluk agama tersebut adalah keturunan dari pemeluknya. Sedangkan zionisme sendiri adalah gerakan buatan manusia yang beragama yahudi untuk menguasai dunia dengan segala cara. Sebab pemeluk yahudi menganggap bahwa yahudi merupakan agama yang paling baik dan agama selain yahudi diciptakan untuk melayaninya. Sebuah gerakan yang bukan semata bermakna keagamaan, namun penuh dengan muatan politik yaitu suatu gferakan pulangnya terbuangnya kaum Yhaudi yang trersebar di seluruh dunia untuk kembali bersatu sebagai sebuah bangsa dengan Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi dan Jarussalem sebagai ibu kotanya.
Pada awalnya Yahudi diberi wilayah oleh Inggris di Palestina. Namun setiap tahun wilayah dari Palestina semakin berjkuran dan akhirnya Israel menhusai hampir seluruhnya dan penduduknya pun juga semkin banyak.
Amerika Serikat sendiri pun tidak bisa lepas dari loby. Itu tidak terlepas dari sejarah pemnemuan benua Amerika yang melibatkan Colombus dan beberapa orang Yahudi. Berawal dari situ Yahudi terus berupaya untuk menguasai bidang-bidang vital sehingga Amerika bahkan kini Dunia seakan tidak bisa lepas dari pengaruh Israel.
Dari uraian tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya musuh-musuh kita berupaya dengan keras agar mencapai tujannya. Sehingga sangat naif bila kita sebagai umat Muslim tidak mempunyai motivasi dan usaha yang keras agar nilai-nilai Islam bisa berdiri tegak di bumi ini.

TRAINING PENGEMBANGAN DIRI 
Sesuatu yang berpotensi menjadi masalah akan menjadi masalah. Oleh karena itu diperlukan manajemen sebagai antisipasi. Disamping itu juga diperlukan berpikir system, yaitu melihat semua dampak yanga ada dengan keputusan.
Kata kunci dari managemen adalah practice,doing,result,performance.

ManajemenT Generation:
1. First Management: Manajemen by doing. Mengerjakan semua dengan dirinya sendiri. 
  Ingin perfectionist dan tidak paham posisi.
2. Second Generation : Management by directing. Memberi tahu apa yang harus dilakukan.
3. Third Generation : Management by result. Cukup bertnya saya, apa yang kamu inginkan dan 
  kapan dan serahkan saja bagaimana caranya.
4. fourth Generation : Management by Process. 

TRAINING JURNALISTIK
Meskipun fisik terpenjara tapi pikiran masih tetap bebas. Dan salah satu cara agar pikiran bisa bebas bisa diapresiasikan melalui tulisan.
Resensi buku adalah Meninjau, menilai dan membahas isi suatu buku, sehingga pemikiran penulis dapat dipahami dengan baik oleh khalayak pembaca sebagai arena pertukaran informasi dan pengembangan ilmu pengetahuan. Atau biasa disebut book review.
- Menyarikan pemikiran seorang penulis dengan cara cepat dan instan
- Mempercepat proses Pertukaran Pemikiran dan pengembangan informasi/ilmu pengetahuan
- Mendokumentasikan jejak pemikiran seorang penulis dalam sejarah perkembangan informasi/ilmu pengetahuan
- Menilai pengaruh pemikiran seorang terhadap kehidupan masyarakat yangf lebih luas
- Mengembangkan budaya kritis dalam perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan

DIALOG PASKA KAMPUS
Sebenarnya tokoh yang dindang saat itu adalah dr. Arief yang menjadi sukarelawan ke Gaza. Tapi ternyata beliau berhalangan sehingga tidak bisa hadir. Namun masih ada pembicara lain yaitu alumni PPSMDS Regional IV Surabaya. Beliau adalah Akh Arya dan Akh Yuda. Dalam diskusi itu kita lebih banyak sharing dan bertukar pikiran tentang entrepeuner, lifeplan dll.
 
STUDI PUSTAKA
Studi pustaka bulan ini membahas buku Kebangkitan Islam karangan Fathi Yakan. Dalam buku ini membahas tentang identifikasi permasalahan internal dan eksternal. Canangkan agenda perubahan: mentalitas umat, pembaharuan sosial, pembaharuan ekonomi, pembaharuan politik.
Di samping itu disebutkan bahwa kebangkitan Islam kontemporer itu:
Mengenal karakter Islam: Rabbaniyah, insaniyah, fleksibel, seimbang, komprehensif, universal, moderat, aqidah, syariat, sunnatullah
Mengenal karakter zaman: kekuatan abstrak/kongkrit, pemikiran, perekonomian, kesehatan, faksionalisasi, kemajuan iptek, problema psikologi, tantangan zaman Sarana pendidikan dan pembinaan: membaca, berpikir, berinteraksi, berkomunikasi, studi banding peradaban, eksplorasi, praktek lapangan
Karakter gerakan yang layak: keahlian, institusionalisasi, syatiah, mobilisasi, tathwir/modernisasi, harmonisasi antar generasi, loyalitas, kepemimpinan, produktivitas, keterbukaan misi

resume desember 2008

RESUME KEGIATAN BULAN DESEMBER
1. KAJIAN ISLAM KONTEMPORER
  Kajian Islam Kontemporer kali ini agak lain dari biasanya. Apabila biasanya regional 4 kebgaian jatah KIK di tengah atau akhir bulan, maka pada kesempatan kali ini KIK diadakan di awal bulan.
 Awalnya, ust Musholli sedikit mereview materi KIK yang juga dibahas pada waktu LATGAB, yakni terkait dengan konsep takdir. Adapun macam-macam takdir antara lain :
• Takdir Ghoibi
Adalah ketetapan-ketetapan Allah terhadap segala sesuatu. Kita tidak memiliki ‘akses’ untuk menentukan takdir kauni. Contoh yang termasuk takdir kauni adalah terkait dengan asal usul kita dan sebagainya.
• Takdir Syar’i
Adalah ketetapan-ketetapan Allah yang sesuai dengan usaha yang kita lakukan.
• Takdir Kauni
Adalah ketetapan-ketetapan Allah yang terkait dengan segala sesuatu di alam.
 Selain menjelaskan mengenai konsep takdir, ust Musholi juga menjelaskan bagaimana keberhasilan islam di Turki. Selain itu, ust Musholli juga menyinggung tentang bagaimana sikap ADK semestinya.
2. TRAINING PENGEMBANGAN DIRI
Pada kesempatan TPD kali ini Pak Arief Munandar membahas tentang manajemen. Lebih tepatnya lagi judul “MANAJEMEN SEBAGAI PARADIGMA BERPIKIR-Performance, Achievement, Satisfaction-“
Pada hakikatnya, hidup adalah perjalanan dari satu pilihan ke pilihan yang lain. Dalam hidup ada banyak sekali alternatif yang bisa kita pilih. Dan tentu saja dalam tiap-tiap pilihan itu mengandung konsekuensi yang berbeda-beda. Untuk itu diperlukan suatu kemampuan untuk mengatur pilihan-pilihan itu sehingga hidup kita tidak berantakan.
Manajemen tidak bisa diartikan secara sederhana sebagai suatu definisi dengan artian sempit. Manajemen terdiri dari tahap-tahap yang harus dilalui. Tahap-tahap itu antara lain:
 Apabila lima unsur manajemen di atas tidak terpenuhi, maka rasanya kurang pas apabila prose situ disebut manajemen.
3. TRAINING JURNALISTIK
Materi Training Jurnalistik kali ini adalah “TEKNIK MENULIS ANALISIS BERITA”. Yang dimaksud analisis berita adalah ulasan berita secara lebih mendalam biasanya ditekankan pada factor “why” dan “how”. Analisis berita biasanya ditulis oleh seorang wartawan senior, atau seorang ahli di bidang yang bersangkutan.
Analisis berita dipelopori oleh Curtis D mac Dougal pada tahun 1938. Analisis berita bisa dibilang sebagai alat untuk “voicing the voiceless”.
Ada beberapa tahap untuk menulis analisis berita. Antara lain sebelum menulis, penulis haruslah mengecek fakta yang diberikan. Kalau perlu dikoreksi. Setelah itu harus dilihat juga struktur penyajian data. Apakah sudah sesuai atau belum.
4. STUDI PUSTAKA
Pada kesempatan kali ini, buku yang ‘dibedah’ adalah buku yang berjudul “PILAR KEBANGKITAN ISLAM” karangan Abdul Hamid Al – Ghazali. Buku ini adalah buku terjemahan dari judul aslinya Haula Assasiyat Al – Masyru’ Al – Islami Li An – Nahdlah Al – Ummah : Qira’at Fi Fikri Al – Imam Asy – Syahid Al – Ustadz Hasan Al – Banna.
Ada beberapa hal yang menjadi focus bahasan di buku ini yaitu terkait dengan pembaharuan islam dan rekonstruksi Negara ideal kebijakan. Di dalam buku ini juga dibahas tentang metodologi dakwah Hasan Al Banna juga kelemahan beberapa ulama dalam hal dakwah.
5. DIALOG TOKOH
Dialog Tokoh kali ini menghadirkan Prof Kacung Marijan, seorang guru besar FISIP UNAIR. Dalam dialog yang cukup singkat ini kami banyak membahas tentang sistem partai di Indonesia. Selain itu juga banyak dibahas tentang prospek pemilu ke depan. Siapa berkoalisi dengan siapa dan sebagainya.
Ada satu hal yang sangat kami sayangkan yaitu keterlambatan kehadiran beliau. Acara yang semula dijadwalkan dimulai pukul 8.00 baru dimulai pukul 10.20. walaupun demikian untungnya semangat para peserta tidak memudar.
6. DISKUSI PASKA KAMPUS
Diskusi Paska Kampus kali ini diisi oleh Bapak Junaedi, seorang Direktur Komunikasi KPPU. Pada diskusi kali ini pak Jun (begitu beliau biasa dipanggil) banyak bercerita tentang pengalaman beliau semasa mahasiswa. Dengan hadirnya pak Jun, kami banyak mendapat inspirasi dan juga wawasan baru terkait dengan tugas dan fungsi KPPU itu sendiri. 

artikel januari 2009

Menulusuri Profesinalisme Pemimpin

Jika kita meninjau lebih dalam tentang pemimpin pasti secara lagsung kita akan tahu bagaimana cara mengerti dan memahami karakter dan perilaku setiap orang. Bukan hanya sekedar paham dan tahau tetapi jauh disamping itu seorang pemimpin mempunyai sosok yang lebih dari seoarng manusia biasa. Memang di dalam jiwa pemimpin sudah harus tertanam sifat-sifat itu. 
Sifat profesionalisme merupakan sesuatu hal yang harus ada dalam diri seorang pemimpin. Sifat ini menuntut seorang pemimpuin mampu menempatkan dirinya dalam segala kondisi apapun, bahkan menjadikan seorang pemimpin menjadikan dirinya sebagi budak orang yang dipimpinnya. Profesionalisme adalah menempatkan sesuatu hal yang telah disepakati bersama. 

Selasa, 10 Maret 2009

artikel desember 2008

What’s Ideal Person?
Oleh: Tri Nur Romadhon
Teknik Material dan Metalurgi ITS

Manuasia meruapakan makhluk yang unik dan beragam. Tidak ada manusia yang diciptakan sama, semua mempunyai perbedaan anatar satu dengan yang lainnya. Dengan adanya perbedaan itulah yang menyebabkan manusia saling membutuhkan. Tentu saja dalam perbedaan memiliki tipe-tipe yang dapat dikelompokkkan meski tidak sama persis. 
Menurut pendapat beberapa ahli psikologi, manusia ideal adalah manusia yang mempunyai sifat sempurna atau hamper sempurna dari manusia pada umumnya. Kesempurnaan itu dilihat dari segi fisik dan non fisik.
Di dalam dunia entertainment, manusia yang idela adalah manusia yang mempunyai kelebihan dalam 3B (beauty, behavior and brain). Beauty adalah seorang manusia dilihat secara fisik mempunyai paras yang cantik atau tampan, tidak cacat dan normal fisik. Behavior adalah tingkah laku yaitu seorang manusia ideal mempunyai karakter dan kepribadian yang baik sehingga dalam bertindak ia senantiasa memperhatikan norma-norma dan aturan yang berlaku serta tidak menimbulkan permasalahan bagi dirinya sendiri, orang lain maupun lingkungan. Brain adalah manusia yang mempunyai kelebihan dalam kemampuan otak dan cara berpikir yang menunjukkan tungkat kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh sesorang tersebut. 
Ketiga aspek tersebut-lah yang menjadi ukuran atau parameter sejauh mana seorang dapat dikatakan sebagai manusia ideal. Mengenai tingkat religious sudah tercakup dalam behavior. Jadi mudah saja jika kita ingin melihat seberapa sempuran seseorang itu.